INFO II

Juli 30, 2007 at 20:20 pm07 | In tulisan teratas | Leave a Comment

Overclocking Pentium D930 dan Athlon64 X2 3800 dilakukan menggunakan heatsink & fan standard. (Ruangan ber-AC dengan suhu 25C)

redball.gif (916 bytes)PENGUJIAN :

Pengujian dilakukan dengan 9 macam benchmark yang terbagi dalam tujuh macam kategori:
1. Kategori Synthetic Benchmark:
Sisoft Sandra 2005 SR2 Pro
2. Kategori Aplikasi bisnis&multimedia:
PCMark 2005
3. Kategori Aplikasi 3D:
Cinebench 2003
4. Kategori Video editing/Encoding:
DivX 5.21
5. Kategori Game 3D:
FEAR
6. Kategori Aplikasi scientific:
Dual SuperPI 1.5 (parallel)
7. Kategori Price-Performance Index:
Cinebench 2003, FEAR

BENCHMARK PLATFORM:

CPU:
- Pentium D 805, 820, 840, 930
- Athlon 64 “Venice” 3000, 3200, 3500, 3800
Komputek Overclocking Contest
- Athlon 64 X2 3800 “Manchester”
- Athlon 64 X2 4400 “Toledo”
- Celeron D 336
- Sempron 3100

CPU Cooler :
- Heatsink standard (ruangan ber-AC dengan suhu 25C)

Motherboard
- Pentium D : ASUS P5WD2-E Premium (i975X)
- Athlon64 X2 : ASUS A8N32-SLI Deluxe (NForce 4 SLI X16)

Memory :
- 2 X 512MB OCZ DDR2 800 (PC6400) –> for Intel
- 2 X 512MB OCZ DDR1 600 (PC4800) –> for AMD

Harddisk: 80GB Seagate Barracuda 7200.9 SATA2

Videocard PCI Express: Geforce 7800GT

Driver: Forceware 84.21

Windows XP Professional SP2
DirectX 9c Feb 2006

KATEGORI 1: SYNTHETIC BENCHMARK

redball.gif (916 bytes)SISOFT SANDRA 2005 SR2 Professional – ARITHMETIC BENCHMARK

  . . Dhrystone (ALU )
Pentium D 930 3.0 @ 4.1Ghz
(fsb273 x 20) $190

  21767
Athlon64 X2 3800 @ 2.56GHz
(fsb256 x 10) $305

  21690
Pentium D 805 2.66 @ 3.7Ghz
(fsb185 x 20) $135

  20103
Athlon 64 X2 4400 (2×1MB L2)
$600

  18911
Pentium D 840 EE (3.2GHz)
$800

  18752
Pentium D 805 2.66 @ 3.32GHz
(fsb166 x 20) $135

  18007
Pentium D 840 (3.2GHz)
$450

  17693
Athlon 64 X2 3800 (2×512KB L2)
$305

  17130
Pentium D 930 (3.0GHz)
$130

  16078
Pentium D 820 (2.8Ghz))
$275

  15329
Pentium D 805 (2.66GHz)
$125

  14308
Athlon 64 3800
$275

  10185
Athlon 64 3500
$125

  9390
Pentium 4 631 (3.0Ghz) $180

  9000
Athlon 64 3200
$105

  8795

Pengujian performa ALU pada benchmark sintetis Sisoft Sandra 2005 Artithmetic memperlihatkan bahwa dalam keadaan default Pentium D930 masih belum mampu mengalahkan Athlon64 X2 3800.

Namun dalam kondisi overclock, D930 terlihat mampu membalik keadaan.
Athlon 64 3800 yang merupakan prososer single-core AMD dengan harga lebih mahal daripada prosesor dual-core intel, harus rela dipermalukan habis-habisan oleh Pentium D930.

 

redball.gif (916 bytes)SISOFT SANDRA 2005 SR2 Professional – MULTIMEDIA BENCHMARK

  . . Floating Point
Pentium D 930 3.0 @ 4.1Ghz
(fsb273 x 20) $190

  54811
Athlon64 X2 3800 @ 2.56GHz
(fsb256 x 10) $305

  52600
Pentium D 805 2.66 @ 3.7Ghz
(fsb185 x 20) $125

  49531
Pentium D 805 2.66 @ 3.32GHz
(fsb166 x 20) $125

  44435
Pentium D 840 (3.2GHz)
$250

  43265
Athlon 64 X2 3800 (2×512KB L2)
$305

  41476
Pentium D 930 (3.0GHz)
$190

  40470
Pentium D 830 (3GHz)
$190

  40180
Pentium D 820 (2.8Ghz))
$190

  37992
Pentium D 805 (2.66GHz)
$125

  35214
Pentium 4 631 (3.0Ghz) $180

  29180
Athlon 64 3800
$275

  24805
Athlon 64 3500
$125

  22745
Athlon 64 3200
$105

  20657

Pengujian performa floating point pada Sisoft Sandra 2005 Multimedia benchmark juga menunjukkan hasil yang sama. Dalam keadaan default Athlon64 X2 3800 lebih unggul, namun dalam keadaan overclock prosesor dual-core AMD ini harus mengakui keunggulan D930.
Benchmark ini juga menunjukkan bawha L2 cache sebesar 4MB pada D930 memberikan penignkatkan perorma yang signifikan bila dibanding L2 cache yang cuma 2MB pada D830.

 

redball.gif (916 bytes)SISOFT SANDRA 2005 SR2 Professional – MEMORY BENCHMARK

  . . Integer
Pentium D 930 3.0 @ 4.1Ghz
(fsb273 x 20) $190

  6830
Athlon64 X2 3800 @ 2.56GHz
(fsb256 x 10) $305

  6390
Athlon 64 3800
$275

  6005
Athlon 64 3500
$215

  5800
Athlon 64 X2 4400 (2×1MB L2)
$600

  5620
Athlon 64 3200
$105

  5450
Athlon 64 X2 3800 (2×512KB L2)
$305

  5217
Pentium D 930 (3.0GHz)
$190

  5150
Pentium D 805 2.66 @ 3.7Ghz
(fsb185 x 20) $125

  4677
Pentium D 805 2.66 @ 3.32GHz
(fsb166 x 20) $125

  4231
Pentium D 805 2.66 @ 3.0GHz
(fsb150 x 20) $125

  3819
Pentium D 805 (2.66GHz)
$125

  3411

Hyper-Transport system bus pada platform Athlon64 X2 3800 memang mampu memberikan memory bandwith yang mengungguli D930 pada kondisi default. Namun ketika D930 dioverclock, kombinasi DDR2 800 dan Quad-pumped system bus yang dimilikinya mampu membuat prosesor ini menggulingkan Athlon64 X2 3800 dari tahtanya.

Berbeda dengan D930 yang superior dalam hal memory bandwith, D805 terlihat kurang memuaskan, ini akibat FSB-nya yang jauh dibawah D930, yaitu hanya FSB533 (default) dan FSB740 (overclock). Sedangkan D930 menggunakan FSB800 (default) dan FSB1092 (overclock).

Hal lain yang patut diperhatikan adalah memory bandwith Athlon64 single-core (Athlon64 3800) yang jauh lebih tinggi dibanding Athlon64 dual-core (Athlon64 X2 3800). Tampaknya hal ini merupakan efek samping negatif dari penggunaan memory controller yang terintegrasi.

 

KATEGORI 2: APLIKASI BISNIS & MULTIMEDIA

redball.gif (916 bytes)BENCHMARK PCMARK 2005 – CPU

  . . . . 1024×768x32bit
Pentium D 930 3.0 @ 4.1Ghz
(fsb273 x 20) $200

  6842
Pentium D 805 2.66 @ 3.7Ghz
(fsb185 x 20) $135

  5991
Pentium D 805 2.66 @ 3.32GHz
(fsb166 x 20) $135

  5330
Pentium D 840 (3.2GHz)
$300

  5232
Athlon64 X2 3800 @ 2.56GHz
(fsb256 x 10) $305

  5150
Pentium D 930 (3.0GHz)
$190

  5043
Pentium D 830 (3.2GHz)
$190

  4955
Pentium D 805 2.66 @ 3.0GHz
(fsb150 x 20) $135

  4977
Athlon 64 X2 4800 (2×1MB L2)
$895

  4858
Pentium 4 631 3.0 @ 4.3Ghz
(fsb285 x 15) $180

  4755
Pentium D 820 (2.8Ghz))
$275

  4709
Athlon 64 X2 4400 (2×1MB L2)
$600

  4458
Pentium D 805 (2.66GHz)
$130

  4358
Athlon 64 X2 3800
$305

  4046
Pentium 4 631 (3.0Ghz) $180

  4000
Athlon 64 3800
$275

  3453
Athlon 64 3500
$125

  3165
Athlon 64 3200
$105

  2602

Pada benchmark PCMark05 yang yang mensimulasikan kinerja aplikasi multimedia & multitasking terlihat bahwa Pentium D930 ternyata sanggup mengalahkan Athlon64 X2 3800 dalam keadaan default maupun overclock.
Athlon64 X2 3800 yang dioverclock ke 2.56GHz bahkan masih belum bisa mengalahkan D805 yang dioverclock di 3.32GHz.
Hal ini bisa dimaklumi karena pengujian PCMark cenderung sarat dengan aplikasi multimedia (video & audio encoding), dimana prosesor Intel cenderung lebih unggul di bidang tersebut.
Pada benchmark ini juga terlihat bahwa perbedaan besar L2 cache antara D830 (2MB) dan D930 (4MB) memiliki dampak yang cukup signifikan pada kinerja.

KATEGORI 3: APLIKASI DESIGN 3D

redball.gif (916 bytes)CINEBENCH 2003 (CINEMA 4D XL 8)

  . . . . Raytracing (CB)
Pentium D 930 3.0 @ 4.1Ghz
(fsb273 x 20) $200

  679
Athlon64 X2 3800 @ 2.56GHz
(fsb256 x 10) $305

  667
Pentium D 805 2.66 @ 3.7Ghz
(fsb185 x 20) $135

  612
Pentium D 840 EE (3.2GHz)
dual core + HT $800

  610
Pentium D 805 2.66 @ 3.32GHz
(fsb166 x 20) $135

  550
Pentium 4 631 3.0 @ 5.1Ghz
(fsb285 x 15) $180

  539
Athlon 64 X2 3800 (2×512KB L2)
$305

  535
Pentium D 840 (3.2GHz)
$450

  528
Pentium D 930 (3.0GHz)
$130

  501
Pentium D 805 2.66 @ 3.0GHz
(fsb150 x 20) $135

  494
Pentium D 820 (2.8Ghz))
$275

  465
Pentium D 805 (2.66GHz)
$135

  445
Pentium 4 670 (3.8GHz)
$500

  403
Pentium 4 660 (3.6GHz)
$410

  382
Athlon 64 3800
$275

  341
Pentium 4 631 (3.0Ghz) $180

  321
Athlon 64 3200
$165

  279
Athlon 64 3000
$125

  256
Sempron 3100
$80

  254
Celeron D 336 (2.8Ghz)
$55

  225

Pada pengujian rendering Cinebench 2003, Athlon64 X2 3800 mampu menunjukkan superioritasnya.
Hal ini tentu bisa dimaklumi bila mengingat Pentium D930 adalah prosesor kelas menengah seharga $210 sedangkan Athlon64 X2 3800 adalah proseor high-end seharga $305. Namun dalam adu overclock, Pentium D930 yang lebih murah ini mampu mempermalukan Athlon64 X2 3800.

Cinebench 2003 merupakan benchmark yg menggunakan engine yang sama dengan Software Cinema 4D XL 8 yg cukup populer di kalangan animator 3D. Software ini mendukung multi-CPU maupun Hyperthreading.
Para arsitek dan designer grafis 3D tentu akan sangat merasakan manfaat prosesor dual-core D930 yang lebih terjangkau ini bila ingin melakukan rendering dengan software-software seperti 3D Studio Max, Maxon4D, dsb

 

KATEGORI 4: VIDEO EDITING/ENCODING

redball.gif (916 bytes)DivX 5.21 Encoding

  . . DVD “Saving Private Ryan”
durasi 12menit

.
. Konversi DVD (.vob) ke DIVX (.avi)
(menit:detik)
Pentium D 930 3.0 @ 4.1Ghz
(fsb273 x 20) $200

  04:26
Athlon64 X2 3800 @ 2.56 GHz
(fsb256 x 10) $305

  04:42
Pentium D 805 2.66 @ 3.7Ghz
(fsb185 x 20) $135

  05:05
Pentium D 805 2.66 @ 3.32GHz
(fsb166 x 20) $135

  05:37
Pentium D 930 (3.0GHz)
$130

  06:00
Pentium 4 631 3.0 @ 4.3Ghz
(fsb285 x 15) $180

  06:00
Athlon 64 X2 3800 (2×512KB L2)
$305

  06:01
Pentium D 830 (3 Ghz))
$190

  06:22
Athlon 64 3000 @ 2.5GHz
$125

  06:45
Pentium D 805 (2.66GHz)
$135

  07:00
Athlon 64 3800
$275

  08:24
Pentium 4 631 (3.0Ghz)
$180

  08:52
Athlon 64 3500
$125

  09:02
Athlon 64 3200
$105

  09:40
Athlon 64 3000
$95

  10:04

Pada pengujian DivX encoding, yaitu konversi movie dari format DVD (VOB) ke DivX, Pentium D930 hanya menang tipis dibanding Athlon64 X2 3800. Namun dengan menggunakan Pentium D930 para praktisi video editing tentu dapat menghemat jutaan rupiah karena mendapat performa yang setara dengan Athlon64 X2 3800 yang jauh lebih mahal. Penghematan sebesar $115 tentu dapat digunakan untuk membeli video editing card yang lebih bagus lagi ataupun penambahan RAM.
Dalam menjalankan proses Divx encoding terlihat bahwa prosesor single-core sangat sulit untuk melawan dual-core. Selain itu terlihat pula ada perbedaan kinerja yang signifikan antara D830 (L2 cache 2MB) dengan D930 (L2 cache 4MB)

Ketika D930 dan Athlon64 X2 3800 sama-sama dioverclock, D930 mampu unggul cukup jauh. Pada benchmark ini terlihat pula kinerja Athlon64 3000 Venice yang dioverclock di 2.5GHz. Perbandingan tambahan ini menunjukkan bahwa pada aplikasi video encoding, prosesor single-core yang dioverclock habis-habisan sekalipun masih belum mampu mengalahkan performa prosesor dual-core dalam keadaan deafult

 

KATEGORI 5: GAME 3D

redball.gif (916 bytes)F.E.A.R (menggunakan VGA Geforce 7800GT)

  1024×768 – High
Athlon64 X2 3800 @ 2.56 GHz
(fsb256 x 10) $305

  98
Pentium D 930 3.0 @ 4.1Ghz
(fsb273 x 20) $200

  95
Athlon 64 X2 3800 (2×512KB L2)
$305

  89
Pentium D 930 (3.0GHz)
$130

  88

Memang harus diakui bahwa Athlon64 X2 3800 mampu menunjukkan kehebatannya dalam game, seperti yang ditunjukkan pada hasil benchmark game FEAR diatas.
Namun sebenarnya perbedaan performa yang mampu diberikan sebuah prosesor pada game sangatlah kecil.
Ini terlihat pada perbedaan performa antara Athlon64 X2 3800 dengan D930 pada FEAR yang hanya berkisar 1-3 fps saja. Dalam pemakaian sehari-hari, perbedaan sebesar ini jelas tidak akan terasa. Perbedaan performa game akan lebih terasa bila terdapat perbedaan VGA card yang digunakan, bukan prosesor.

Perlu diingat bahwa VGA card yang digunakan pada pengujian ini adalah Geforce7800GT yang notabene cukup powerful. Namun ternyata dengan VGA card semacam ini perbedaan performa antar prosesor ternyata cuma berkisar 3fps saja, jadi bila anda menggunakan VGA card yang lebih lambat dari Geforce 7800GT maka perbedaan performa antar prosesor nyaris tak ada.

Sekalipun Athlon64 X2 3800 mampu “menang tipis“ atas D930, namun para gamer jelas tidak akan mendapatkan manfaat apapun dari kemenangan Athlon64 X2 3800, karena mereka harus menebus selisih harga sebesar $115 untuk sebuah prosesor AMD yang hanya mampu memberikan peningkatan performa sebesar 3fps saja. Justru dengan menggunakan D930 para gamer akan menghemat lebih banyak uang yang dapat dipakai membeli VGA card yang lebih powerful. Dengan menggunakan VGA yang lebih powerful, peningkatan framerate yang didapat akan berkisar 10fps lebih, bukan cuma sekedar 3fps saja.

 

redball.gif (916 bytes)3DMARK 2005 (build 330) – CPU Test (menggunakan VGA Geforce 7800GT)

  . . CPU Test – Default
Pentium D 930 3.0 @ 4.1Ghz
(fsb273 x 20) $190

  8045
Athlon64 X2 3800 @ 2.56 GHz
(fsb256 x 10) $305

  7640
Pentium D 930 (3.0GHz)
$190

  6141
Athlon 64 X2 3800 (2×512KB L2)
$305

  5870

Benchmark paling populer yang menjadi kiblat para overclocker ini menunjukkan keperkasaan D930 dalam kondisi default maupun overclock.
3DMark 2005 merupakan gaming benchmark yang telah mengoptimalkan dual-core.

 

KATEGORI 6: APLIKASI NON-DUAL CORE

redball.gif (916 bytes)SUPER PI 1.5

  . ..2 x 1 MILLION PI CALCULATION
parralel calculation (menit:detik)
Pentium D 930 3.0 @ 4.1Ghz
(fsb273 x 20) $190

  0:31.84
Athlon64 X2 3800 @ 2.56 GHz
(fsb256 x 10) $315

  0:36.1
Pentium D 805 2.66 @ 3.7Ghz
(fsb185 x 20) $135

  00:36.25
Pentium D 805 2.66 @ 3.32GHz
(fsb166 x 20) $135

  00:40.32
Pentium D 930 (3.0GHz)
$190

  00:42.75
Athlon 64 X2 3800 (2×512KB L2)
$315

  00:42.85
Pentium 4 631 3.0 @ 4.3Ghz
(fsb285 x 15) $180

  00:43.20
Pentium D 805 (2.66GHz)
$135

  00:49.30
Athlon 64 3000 @ 2.5GHz
$95

  01:09.1
Athlon 64 3000
$95

  01:35

Dalam kondisi default maupun overclock, Pentium D930 terlihat lebih unggul dibanding Athlon64 X2 3800. Ketika 2 program SuperPI 1M dijalankan secara bersamaan, maka buruknya kinerja multitasking dari sebuah prosesor single-core seperti Athlon64 3000 terlihat jelas. Athlon64 3000 yang dioverclock ke 2.5GHz sekalipun ternyata masih terlalu lambat untuk mengalahkan prosesor dual-core yang berjalan di clock default saja.

 

KATEGORI 9: PRICE-PERFORMANCE INDEX

redball.gif (916 bytes)3D RENDERING PERFORMANCE per UANG $1 YANG DIKELUARKAN

  CINEBENCH 2003
CB score : harga prosesor
(point CB per $1 uang yang dikeluarkan)
Pentium D 930 3.0 @ 4.1Ghz
(fsb273 x 20) $190

  3.57
Pentium D 930 (3.0GHz)
$190

  2.64
Athlon64 X2 3800 @ 2.56 GHz
(fsb256 x 10) $315

  2.19
Athlon 64 X2 3800 (2×512KB L2)
$315

  1.75

Dari sisi price-performance (value) yang diperoleh seorang pengguna aplikasi rendering 3D, Pentium D930 terbukti mampu memberikan kinerja lebih tinggi untuk setiap uang yang dikeluarkan. Athlon64 X2 3800 yang dioverclock sekalipun ternyata masih belum mengalahkan price-performance ratio D930 dalam keadaan default sekalipun. Ini akibat harga Athlon64 X2 3800 yang sangat mahal.
Bila ada istilah awam mengatakan “harga kurang sepadan dengan performa yang diperoleh” mungkin istilah tersebut agak tepat untuk harga Athlon64 X2 3800 yang saat ini masih saja mahal.
NOTE: Cara menghitung rasio adalah dengan membagi score benchmark dengan harga prosesor

Cinebench2003 jadi patokan untuk mengukur price performance index, karena aplikasi ini mensupport multi-core dan netral (tidak pro Intel ataupun AMD). Bahkan mungkin Cinebench2003 cenderung pro-AMD karena dalam referensi resminya terlihat bahwa Athlon FX60 yang merender dengan 2 core mampu mengalahkan Pentium D 955 Extreme Edition yang seolah merender dengan 4 core.

 

redball.gif (916 bytes)GAMING PERFORMANCE per UANG $1 YANG DIKELUARKAN

  F.E.A.R.
Framerate : harga prosesor
(frame per second per $1 uang yg dikeluarkan)
Pentium D 930 3.0 @ 4.1Ghz
(fsb273 x 20) $190

  0.50
Pentium D 930 (3.0GHz)
$190

  0.46
Athlon64 X2 3800 @ 2.56 GHz
(fsb256 x 10) $315

  0.32
Athlon 64 X2 3800 (2×512KB L2)
$315

  0.29

Sekalipun kinerja Athlon 64 X2 3800 lebih unggul dibanding D930 pada game FEAR, namun selisih performanya terlalu kecil dibanding selisih harga sebesar $115 antara D930 dengan Athlon64 X2 3800. Oleh karena itu, dari sisi price-performance ratio untuk kinerja gaming , D930 justru menang telak atas Athlon64 X2 3800. Karena pada dasarnya perbedaan performa antar prosesor di game tidaklah signifikan, sehingga membeli prosesor Athlon64 X2 3800 yang lebih mahal itu justru menjadi sebuah pemborosan bagi para gamer.

 

redball.gif (916 bytes)KESIMPULAN

KONDISI DEFAULT

Sebagai prosesor kelas menengah di kisaran harga $190, Pentium D930 terbilang cukup sukses memukul telak seluruh jajaran prosesor single-core sekaligus memberikan performa yang cukup mengejutkan bagi Athlon64 X2 3800 yang harganya jauh lebih mahal.
Sekalipun jauh lebih murah, Pentium D930 dalam kondisi default ternyata masih mampu mengalahkan Athlon64 X2 3800 di beberapa benchmark. Memang bagaimanapun juga dalam kondisi default Pentium D930 tetap harus mengakui superioritas Athlon64 X2 3800. Hal ini tentu tidak mengherankan karena Pentium D930 adalah prosesor kelas menengah seharga $190 sedangkan Athlon64 X2 3800 adalah prosesor kelas atas seharga $305.

Oleh karena itu manfaat yang dirasakan oleh pengguna Pentium D930 (yang tidak suka overclock) adalah performa yang nyaris setara dengan Athlon64 X2 3800 namun dengan penghematan uang jutaan rupiah.
Ada banyak komponen lain di dalam sebuah PC yang tak kalah menarik untuk diupgrade (misal: VGA, memory, optical drive, hardisk, dsb). Dengan penghematan yang dilakukan, pengguna Pentium D930 akan memiliki budget extra untuk mengupgrade komponen hardware lainnya. Penghematan sebesar $115 tersebut dapat dipakai untuk menambah RAM sebesar 1GB lagi, membeli 2 hardisk untuk RAID, ataupun mengupgrade ke tipe VGA yang lebih kencang.

KONDISI OVERCLOCK

Dalam kondisi default, kekuatan D930 memang tidak banyak terlihat, oleh karena itu prosesor ini hanya mampu menang atas Athlon64 X2 3800 di sebagian benchmark saja.
Namun ketika D930 dioverclock, potensi prosesor 65nm ini mulai terlihat, sehingga hampir di semua benchmark mampu mengalahkan Athlon64 X2 3800 yang juga dioverclock.
Angka 4.1Ghz untuk D930 dan 2.56GHz untuk Athlon64 X2 3800 adalah kenaikan overclock yang paling sering diperoleh pada kebanyakan prosesor yang beredar di pasaran (dengan menggunakan HSF standard). Bagi yang beruntung menemukan “prosesor emas” maka bukan mustahil memperoleh Pentium D930 yang mampu digenjot ke 4.8GHz ataupun Athlon64 X2 3800 yang mampu dipecut ke 2.9GHz. Namun peluang mendapat prosesor semacam itu boleh dibilang 1 diantara 1000, dan untuk mencapai kecepatan ekstrim seperti itu selain diperlukan fantor keberuntungan juga diperlukan pendingingan ekstrim pula seperti watercooling, dry ice, atau bahkan phase-change yang biayanya tentu tidak murah.
Paling tidak, dengan sistem watercooling yang tidak terlalu mahal, hampir semua D930 rata-rata dapat dipecut hingga kisaran 4.5GHz tanpa kepanasan. (Hal ini akan dibahas di artikel mendatang)

Terlepas siapa yang tampil sebagai pemenang dalam duel overclocking D930 vs. Athlon64 X2 3800, namun yang paling menarik dari D930 bagi para overclocker adalah harganya yang jauh lebih murah daripada Athlon64 X2 3800. Dengan selisih harga sekitar $115, maka pengguna D930 akan memiliki lebih banyak dana extra untuk melakukan overclocking.

No Comments Yet »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.